Politeknik Negeri Madura (Poltera) melalui Pusat Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (PPMPP) menyelenggarakan Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) Tahun 2026 sebagai tindak lanjut atas pelaksanaan Audit Mutu Internal (AMI) Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi forum strategis bagi pimpinan institusi untuk mengevaluasi hasil audit sekaligus menetapkan langkah-langkah peningkatan mutu yang berkelanjutan.

Rapat dihadiri oleh Direktur, para Wakil Direktur, Ketua Jurusan, Ketua Program Studi, Kepala Unit, Ketua PPMPP, serta pimpinan unit kerja di lingkungan Politeknik Negeri Madura. Melalui RTM, seluruh hasil Audit Mutu Internal dibahas secara komprehensif sebagai dasar dalam pengambilan keputusan dan penyusunan strategi peningkatan mutu institusi.
Pembahasan dalam RTM mencakup hasil temuan audit, analisis akar penyebab ketidaksesuaian, identifikasi peluang perbaikan, efektivitas penerapan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), pencapaian sasaran mutu, serta rekomendasi tindak lanjut yang harus dilaksanakan oleh masing-masing unit kerja. Selain itu, rapat juga mengevaluasi efektivitas tindakan koreksi dari hasil audit sebelumnya guna memastikan adanya perbaikan yang berkesinambungan.
Direktur Politeknik Negeri Madura dalam arahannya menyampaikan bahwa, “Rapat Tinjauan Manajemen merupakan tahapan penting dalam siklus penjaminan mutu. Melalui forum ini, hasil Audit Mutu Internal tidak hanya menjadi laporan administrasi, tetapi juga dijadikan dasar dalam penyusunan kebijakan, peningkatan kinerja organisasi, serta penguatan tata kelola perguruan tinggi”.
Ketua PPMPP Politeknik Negeri Madura menambahkan bahwa, “Seluruh rekomendasi yang dihasilkan dalam RTM akan dituangkan ke dalam rencana tindak lanjut yang terukur, dengan melibatkan seluruh unit kerja sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing. Implementasi tindak lanjut tersebut akan dipantau secara berkala untuk memastikan setiap rekomendasi dapat terlaksana secara efektif dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas penyelenggaraan tridharma perguruan tinggi”.

Melalui pelaksanaan Rapat Tinjauan Manajemen Tahun 2026, Politeknik Negeri Madura menegaskan komitmennya dalam membangun budaya mutu yang berkelanjutan. Hasil Audit Mutu Internal menjadi landasan penting untuk mendorong perbaikan berkesinambungan, meningkatkan efektivitas sistem manajemen mutu, serta mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang unggul, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan para pemangku kepentingan.
