Dalam upaya memperkuat implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dan membangun budaya mutu yang berkelanjutan, Pusat Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (PPMPP) Politeknik Negeri Maduramelaksanakan Visitasi Lapangan Audit Mutu Internal (AMI) Tahun 2026 pada tanggal 15–16 Juli 2026di Ruang Rapat Gedung B Politeknik Negeri Madura. Kegiatan ini merupakan salah satu tahapan penting dalam rangkaian Audit Mutu Internal yang bertujuan memastikan setiap unit kerja dan program studi telah mengimplementasikan standar mutu secara konsisten.

Audit Mutu Internal (AMI) Tahun 2026 mengusung tema “Membangun Budaya Mutu, Meningkatkan Kinerja, dan Mewujudkan Tata Kelola Perguruan Tinggi yang Unggul.” Rangkaian kegiatan AMI telah dimulai sejak awal Juli 2026 dan dilaksanakan secara bertahap, dimulai dengan Sosialisasi Audit Mutu Internal pada 8 Juli 2026, dilanjutkan pengisian instrumen dan bukti dukung pada 8–13 Juli 2026.
Visitasi lapangan merupakan salah satu tahapan utama dalam Audit Mutu Internal yang bertujuan memverifikasi kesesuaian pelaksanaan kegiatan akademik maupun nonakademik dengan standar yang telah ditetapkan. Selain melakukan evaluasi terhadap pemenuhan standar mutu, kegiatan ini juga menjadi media untuk mengidentifikasi praktik baik, menemukan peluang perbaikan, serta mendorong peningkatan kualitas secara berkelanjutan di seluruh unit kerja.

Selama dua hari pelaksanaan, tim auditor melakukan penelaahan dokumen, verifikasi bukti pendukung, wawancara dengan pimpinan unit, serta diskusi bersama pihak teraudit guna memperoleh gambaran menyeluruh mengenai implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal. Hasil visitasi akan menjadi dasar dalam penyusunan rekomendasi perbaikan yang konstruktif sekaligus mendukung pengembangan tata kelola institusi yang lebih efektif, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan mutu berkelanjutan.
Ketua Pusat Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (PPMPP) Politeknik Negeri Madura menyampaikan bahwa Audit Mutu Internal merupakan bagian dari siklus peningkatan mutu yang tidak hanya berfokus pada evaluasi, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi seluruh unit kerja untuk terus meningkatkan kualitas.
“Budaya mutu tidak dibangun hanya saat audit berlangsung, tetapi melalui komitmen seluruh civitas akademika dalam menjalankan standar secara konsisten setiap hari. Audit Mutu Internal menjadi sarana untuk memastikan proses tersebut berjalan dengan baik serta menjadi dasar dalam melakukan perbaikan dan peningkatan mutu secara berkelanjutan. Kami berharap hasil visitasi ini dapat menjadi pijakan bagi setiap unit untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan di Politeknik Negeri Madura,” ungkap Ketua PPMPP Politeknik Negeri Madura.
Melalui pelaksanaan Audit Mutu Internal Tahun 2026, Politeknik Negeri Madura kembali menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan, memperkuat budaya mutu di setiap unit kerja, serta mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang unggul, adaptif, dan berdaya saing. Seluruh rangkaian kegiatan AMI diharapkan menghasilkan rekomendasi yang implementatif sehingga dapat menjadi landasan bagi peningkatan kinerja dan mutu institusi secara berkelanjutan.
